33 Penyebab Timbulnya Jerawat Cara Ampuh Mengatasinya

Anyshareblog June 18, Permasalahan jerawat di kulit wajah banyak dikeluhkan orang-orang, terutama wanita. Hal yang memungkinkan memicu timbulnya jerawat yaitu perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit.

Bentuk perubahan hormonal lainnya yaitu saat masa menstruasi, kehamilan, penggunaan pil KB, dan kondisi stres.

Jerawat Sudah tidak asing lagi, terutama dikalangan wanita, karena wanita sangat sensitif dengan yang namanya masalah jerawat, tumbuh 1 saja sudah membuatnya merasa memperoleh bencana besar.

Selain itu, terdapat beberapa makanan penyebab jerawat, dimana itu banyak dikonsumsi orang-orang, sehingga memicu resiko tinggi timbulnya jerawat.

Penyebab timbulnya jerawat:

1. Masalah kebersihan wajah.
Terjadinya masalah penyumbatan pada pori-pori wajah akibat beberapa faktor, yang umum terjadi yaitu karena malas mencuci wajah, kesalahan dalam pengaplikasian kuas make-up, penggunaan spons bedak yang telah lama.

Hal lainnya yang jarang diperhatikan, yaitu penggunaan handuk yang tidak sehat, dimana yang sering terjadi yaitu sering berbagi handuk dengan orang lain dan handuk tidak disimpan di tempat yang baik / bersih.

Masalah-masalah yang ditimbulkan dari kurang menjaga kebersihan wajah, yaitu berupa penyebaran bakteri yang beresiko menyumbat pori-pori wajah. Hal ini yang akhirnya menimbulkan masalah jerawat di wajah.

Untuk itu penting memcuci atau membersihkan wajah secara rutin guna mencegah pori-pori tersumbat.

2. Faktor Jenis kulit.
Hal ini bisa mempengaruhi resiko timbulnya jerawat. Dimana jerawat dapat muncul sendiri pada orang yang memiliki jenis kulit wajah berminyak. Sehingga perlu usaha ekstra dalam menjaga kebersihan wajah yang mudah berminyak.

3. Faktor Keturunan.
Biasanya karena orang tuanya berjerawat, maka hal ini bisa meningkatkan resiko anaknya juga mengalami masalah serupa.

4. Stress.
Stress juga bisa meningkatkan resiko timbulnya jerawat, hal itu karena orang mengalami depresi berakibat metabolisme tubuhnya terganggu, yang akhirnya bisa memicu timbulnya jerawat di wajah, selain juga menganggu kesehatan tubuh secara umum.

5. Hormonal.
Faktor hormonal pada wanita biasanya saat kondisi hormon progesteron yang bekerja dan memici munculnya kadar minyak berlebih, yang kemudian memicu munculnya jerawat.

Faktor hormonal ini umumnya terjadi saat menstruasi ataupun saat hamil. Mengatasinya dengan konsumsi makanan bergizi, hindari makanan yang memicu jerawat, penting juga menjaga selalu kebersihan wajah.

6. Infeksi.
Masalah ini biasanya terjadi ketika seseorang sadar-tak sadar memencet komedo di wajah dengan menggunakan tangan. Hal ini mengakibatkan timbulnya jerawat dan infeksi pada wajah, karena menyebarkan kuman yang berasal dari tangan.

7. Produksi minyak berlebihan.
Hal ini karena kelebihan kelenjar minyak karena tubuh “terlalu giat” memproduksi hormon androgen. Dimana kelenjar minyak yang berlebih bercampur dengan sel kulit mati. Campuran yang akhirnya menjadi tebal dan lengket akan membentuk penyumbat, yang akhirnya timbul bintik hitam (atau lainnya) di wajah.

8. Bakteri.
Bakteri yang disebut p. acne, perlu Anda ketahui bahwa bakeri ini sering berkembang biak di kelenjar sebaceous yang mengalami masalah penyumbatan. Yang akibatnya menghasilkan zat-zat yang menyebabkan terjadinya iritasi di daerah sekitarnya.

Kelenjar tersebut dapat terus membengkak, bahkan bisa pecah, yang berakibat timbulnya radang pada kulit.

Makanan penyebab jerawat:

1. Gorengan
Terutama untuk yang memiliki masalah jerawat pada wajah, perlu menghindari makan gorengan, karena mengandung banyak minyak yang memicu timbulnya jerawat.

2. Cokelat
Cokelat yang rasanya amat lezat, ternyata bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat pada wajah. Sehingga jika memang Anda pencinta cokelat, boleh saja konsumsi cokelat, tetapi HARUS dibatasi.

3. Susu
Susu memang mengandung banyak kalsium yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi khusus susu sapi memiliki kandungan yang menghasilkan produksi hormon yang memicu kadar minyak dalam tubuh. Sehingga meingkatkan resiko timbulnya jerawat. Adapun bagi orang yang hanya memiliki sedikit kadar minyak pada wajah maka tidak mengapa konsumsi susu, termasuk susu sapi ini.

4. Alkohol
Alkohol sudah tidak diragukan bahayanya, salah satu dampak dari alkohol yaitu membuat tubuh dehidrasi. Kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi dan kering, membuat jerawat mudah muncul.

5. Garam
Sebenarnya garam tidak mengapa jika dikonsumsi dalam jumlah normal (tidak berlebihan). Adapun konsumsi garam terlalu banyak membuat tubuh menahan banyak air, yang berakbiat terjadinya peradangan pada kulit dan memicu jerawat pada wajah.

6. Kacang-kacangan
Khususnya jenis kacang tanah, yang memberikan efek sensitif pada wajah dan mudah berjerawat. Hal iu karena kacang tanah memiliki kandungan minyak yang sangat tinggi, yang memberikan dampak buruk bagi wajah. Untuk itu, bukan hal yang baik terlalu sering ngemil kacang-kacangan.

7. Kuning telur
Sebenarnya kuning telur memiliki efek samping yang kurang baik bagi kesehatan kulit. Kuning telur bisa memicu timbulnya jerawat, karena kandungan di dalam kuning telur tedapat lemak tinggi. Apabila dikonsumsi terlalu sering mengakibatkan timbunan lemak di dalam tubuh.

8. Kerang-kerangan
Makanan yang dibuat dari bahan jenis kerang-kerangan jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus berakibat kerusakan pada kulit, yang akhirnya dapat meningkatkan resiko jerawat di wajah. Sebagai gantinya, utamakan konsumsi sayur-sayuran yang sehat.

Penyebab lain timbulnya jerawat di wajah:

1. Adanya perubahan aktivitas hormon di dalam tubuh
2. Kelenjar minyak yang sangat aktif (Hiperaktif)
3. Bakteri yang menyebar di pori-pori kulit
4. Terkena berbagai macam polusi udara
5. Sering menggaruk wajah, serta timbulnya iritasi di jerawat
6. Menkonsumsi pil KB
7. Adanya darah kotor
8. Terjadi penyumbatan pori-pori wajah karena sel kulit mati tidak terangkat
9. Merokok dan meminum alkohol
10. Alergi pada bahan kandungan di dalam kosmetik
11. Kekurangan asupan vitamin A. Makanan kaya vitamin A yaitu wortel, ubi, bayam dll
12. Kekurangan vitamin B2 seperti ikan , susu dll
13. Kebiasaan buruk tangan memegang benda kotor, lalu langsung memegang wajah tanpa dicuci
14. Kebiasaan buruk memegang jerawat, berakibat kondisi jerawat bertambah parah
15. Terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung
16. Jarang mencuci muka setelah beraktifitas berat
17. Jarang shampo, mengakibatkan rambut kotor yang rentan menempel pada wajah

Cara Mengatasi Jerawat

Sebenarnya terdapat banyak cara untuk mengatasi jerawat yang muncul pada wajah, selain itu jerawat juga bisa ada di punggung.

Umumnya yang dilakukan orang-orang adalah membeli obat di apotik, atau pergi kedokter atau klinik. Selain itu, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan jerawat.

Yang paling disarankan adalah menggunakan bahan-bahan alami, lebih aman dibandingkan menggunakan obat yang mengandung bahan kimia, karena bisa memiliki resiko dari efek bahan kimia di dalam obat.

Menghilangkan jerawat secara herbal dan alamiah

#1 Menggunakan buah lemon
Buah lemon kaya vitamin C, yang sangat baik digunakan untuk mengobati jerawat, lemon berkhasiat mengecilkan jerawat dengan cepat.

Akan tetapi, syaratnya adalah menggunakan lemon yang masih segar, selain itu jangan menggunakan lemon pada kulit yang sensitif.

Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:

1. Sediakan 1-2 buah lemon segar
2. Lalu peras lemon dan taruh airnya pada wadah
3. Lalu basuh air lemon tersebut pada wajah yang berjerawat, basuh menggunakan kapas
4. Hati-hati dalam melakukannya, jangan sampai kena mata, lakukan ini sebelum tidur malam.

#2 Masker pepaya
Penggunaan masker yang disarankan karena aman, yaitu menggunakah bahan-bahan dari alam, yang tidak menimbulkan efek samping, seperti resiko yang sering terjadi pada penggunaan bahan-bahan yang terbuat dari kimia.

Bahan alami ini seperti pepaya, yang dapat mencerahkan wajah dan menghilangkan jerawat yang menempel pada wajah.

Cara menggunakannya, tinggal menghaluskan pepaya yang sudah disediakan. Kemudian oleskan pada wajah secara merata, lalu diamkan kurang lebih 15 menit. Setelah itu basuh dengan air hangat hingga bersih.

#3 Menggunakan Es Batu
Es batu mampu meningkatkan sirkulasi darah di area sekitar jerawat, yang juga dapat mengecilkan pori-pori pada kulit, hingga menghilangkan kotoran pada kulit dan minyak berlebih di wajah. Caranya:

1. Siapkan es batu secukupnya saja
2. Lalu bungkus menggunakan kain bersih
3. Tempelkan di bagian yang ada berjerawat
4. Anda bisa tahan selama beberapa menit, lalu lepaskan.
5. Apabila memang tidak kuat menahan rasa dinginnya maka segera lepaskan, jangan dipaksakan.
6. Anda bisa menulanginya berkali-kali, sekitar 10 kali atau lebih

#4 Menggunakan Madu
Madu memiliki kandungan antibiotik yang tinggi, yang mampu mencegah infeksi menyebar dan mencegah radang pada jerawat. Cara membuat ramuan menggunakan madu, yiatu:
1. Siapkan madu alami (jangan madu buatan pabrik)
2. Siapkan kapas
3. Lalu oleskan madu pada jerawat dengan menggunakan kapas
4. Diamkan sekitar menit
5. Setelah itu, bersihkan wajah menggunakan air bersih

#5 Menggunakan Bawang Putih
Bawang putih memiliki sifat anti jamur, antiseptik, antioksidan dan anti virus yang dapat mengatasi dan mempercepat proses penyembuhan jerawat. Cara penggunannya:
1. Ambilah bawang putih
2. Potong 1 siung bawang putih menjadi 2 bagian
3. Gosok-gosokkan bawang putih yang telah dipotong itu ke jerawat, lakukan selama 5-10 menit
4. Setelah selesai, terakhir cuci wajah menggunakan air bersih

#6 Menggunakan Buah Tomat
Caranya:
1. Sediakan 1 buah tomat yang matang (berwarna kemerahan)
2. Potong buah tomat menjadi irisan tipis-tipis
3. Anda tutup area jerawat dengan beberapa irisan tomat itu
4. Diamkan selama menit
5. Setelah selesai, tinggal basuh muka menggunakan air bersih

#7 Beras Jepang
Beras jepang juga dapat menghilangkan jerawat pada wajah, karena kandungan squan oil di dalam beras jepang berkhasiat untuk membuat kulit lebih lembut.

Cara menggunakannya, ketika sedang memasak beras jepang, dimana beras tersebut belum sampai matang, maka segera ambil airnya dan diamkan hingga dingin.

Setelah itu, tinggal digunakan dengan membasuhkan air tersebut pada wajah, hingga wajah menjadi lebih bersih. Setelah itu, baru cuci muka menggunakan air biasa.

#8 Menggunakan uap
Di Eropa, uap sering digunakan sebagai bahan kecantikan kulit maupun rambut. Manfaat menggukan uap yaitu membuat pori-pori wajah akan terbuka, yang berfungsi untuk memberi jalan minyak (yang meumpuk di dalam wajah) untuk segera keluar.

Jerawat muncul karena minyak menumpuk yang tidak dapat keluar melalui pori-pori wajah, hal itu karena tertutup yang lama-kelamaan muncul jerawat.
.ma masukkan air panas kedalam wadah, setelah itu posisikan wajah tepat di atas wadah yang berisi air panas tersebut (Ingat! Wajah jangan dimasukan ke dalam air).

Lakukan hanya beberapa menit, setelah itu bilas wajah menggunakan air hangat. Hati-hati, jangan sampai wajah terkena air panas).

#9 Menggunakan mentimun
Mentimun sudah cukup dikenal dapat digunakan sebagai masker wajah, yang dapat memberikan kesehatan dan kehalusan pada kulit wajah.

Kandungan di dalam mentimun bekerja sebagai anti-inflamasi, yang mampu mengobati jerawat yang mulai memerah dan muncul peradangan.

Cara Penggunaan untuk jerawat baru:

1. Iris mentimun segar menjadi beberapa bagian
2. Lalu letakkan pada daerah jerawat
3. Biarkan selama menit
4. Setelah itu, bilas menggunakan air bersih
5. Lakukan hal ini secara rutin, usahakan setiap hari hingga jerawat hilang

Cara Penggunaan untuk jerawat yang sudah lama / membandel:
1. Jus mentimun segar (tanpa air)
2. Jadikan masker pada wajah
3. Biarkan menit
4. Setelah itu, bilas wajah menggunakan air hangat
5. Lakukan secara rutin hingga jerawat akhirnya hilang.

Menghilangkan jerawat berdasarkan pola hidup dan kebiasaan

Hindari tangan memegang wajah dalam keadaan tidak bersih. Ini adalah hal yang simple dan mudah, akan tetapi sering tidak disadari banyak orang yang mengalami masalah jerawat. Tangan yang digunakan untuk memegang segala benda, terdapat bakteri dan kotoran.

Sehingga dalam kondisi tangan kotor, jangan sampai memegang wajah bahkan bagian jerawat. Sebelum memegang wajah, pastikan tangan bersih dahulu.

Rajin cuci muka.
Faktor utama penyebab jerawat yaitu produksi minyak pada kulit wajah, bakteri, sel kulit mati, dan pori-pori tersumbat. Dengan rajin mencuci muka maka ini sangat penting untuk membersihkan wajah dari bakteri, kotoran dan sel kulit mati.

Rajin olahraga.
Apa hubungannya olahraga dengan jerawat? Intinya dengan melakukan olahraga maka tubuh nantinya berkeringat, dimana keringat berguna untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Kulit epidermis pada wajah butuh detoksifikasi (mengeluarkan racun), yang hal ini penting untuk mambantu menghilangkan jerawat dengan cepat.

Hati-hati dalam menggunakan komestik.
Hentikan penggunaan komestik jika ternyata menimbulkan jerawat, terlebih lagi produk kosmetik yang tidak jelas. Hal itu karena beberapa kosmetik mengandung bahan kimia yang memicu timbulnya jerawat. Untuk itu, perlu waspada dalam penggunaan bahan kosmetik.

Jangan memencet jerawat.
Penting selalu diingat bahwa jerawat tidak boleh dipencet, apalagi pada jerawat yang baru tumbuh. Memencet jrawat megakibatkan masalah peradangan, menimbulkan iritasi baru, dan membuat kondisi jerawat semakin parah.

Hindari stres.
Perlu diktahui bahwa reaksi kimia yang ditimbulkan akibat stres ataupun berpikir terlalu berat mengakibatkan meningkatnya produksi hormon yang efeknya memicu tumbuhnya jerawat di wajah dengan subur.

Minum air putih.
Konsumsi Air putih (bukan minuman bersoda, dll) bermanfaat dalam mengoptimalkan proses detoksifikasi, serta membantu proses peredaran darah di dalam tubuh menjai lancar. Hal ini penting untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan jerawat.

Jangan sampai malas mandi.
Hal ini sangat penting, apabila Anda selama ini mandi 2 kali sehari, atau bahkan hanya 1 kali sehari, maka sekarang tambah menjadi 3x sehari. Mandi sangat berguna untuk menghilangkan stres, membuat pikiran fresh, membersihkan kulit secara umum, dan memberikan kesegaran pada wajah.

Tidur yang cukup.
Tidur yang baik dan cukup beguna dalam membantu proses detoksifikasi (penbuangan racun) daru dalam tubuh, hal ini membantu juga dalam upaya menghilangkan kotoran dan jerawat dengan lebih maksimal. Manfaat lainnya yaitu membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, kemudian mengoptimalkan proses pergantian sel kulit mati menjadi sel yang baru dengan lebih cepat.

Jangan lupa konsumsi buah dan sayuran.
Agar wajah dapat selalu sehat dan juga bersih dari kotoran dan bekteri, maka dapat dibantu dengan membiasakan konumsi buah-buahan dan sayuran, kemudian perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi dan melancarkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh.

Tips lainnya:
1. Jangan memecah jerawat karena memicu infeksi di bagian bawah kulit dan memicu lebih banyak sumbatan dan pembengkakan.

2. Memecah bisul kecil juga dapat menimbulkan bekas luka di wajah.

3. Menahan diri agar tidak menyentuh wajah dengan tangan. Jika ingin menyentuh wajah pastikan terlebih dahulu mencucil tangan dengan air hingga bersih.

4. Bersihkan Kacamata secara teratur karena ada resiko reidu kulit dan sebum yang menempel akibat kacamata yang kotor.

5. Gunakan pakaian yang longgar agar memberi kulit ruang untuk bernapas, hal ini mencegah jerawat muncul di bahu atau punggung.

6. Pakai kosmetik yang tidak mengandung minyak karena dapat menyumbat pori-pori.
Jangan tidur dengan make up yang belum dibersihkan.

7. Bersihkan rambut secara teratur karena rambut dapat mengumpulkan sebum dan residu kulit.

8. Hindari paparan sinar matahari berlebih terhadap wajah.

9. Meski kebersihan wajah sudah dijaga dengan baik dan teratur, tetapi tetap bisa memberikan resiko tinggi munculnya jerwat karena dipicu oleh hal-hal lain, seperti masalah mood (perubahan suasana hati), perubahan cuaca ataupun jenis makanan.

10. Semua jenis kosmetik seperti krim pelembab, dan lotion yang mengandung minyak berakibat penyumbatan pada pori-pori wajah.

Mengobati jerawat berdasarkan jenisnya (dengan obat kimia)

Jenis jerawat juga penting diketahui. Dengan mengetahui perbedaan dari jenis-jenis jerawat maka kita dapat mengetahui cara mengatasi permasalahan jerawat dengan lebih tepat. Berikut jnis-jenis jerawat yang cukup banyak:
1. Whiteheads (komedo tertutup), berupa jenis bisul kecil akibat sebum yang terinfeksi bakteri di bawah permukaan kulit, ukurannya sangat kecil.

2. Blackheads (komedo terbuka), terlihat jelas karena muncul di permukaan kulit dan berwarna hitam. Komedo ini tidak disebabkan kotoran, sehingga membersihkan wajah saja tidak mampu menghilangkannya.

3. Papula adalah jenis jerawat yang muncul di permukaan kulit berbentuk benjolan kecil dan berwarna merah muda.

4. Pustules berbentuk benjolan berwarna merah muda di bagian pangkal dan berisi nanah di bagian atas.

5. Nobules adalah jerawat berukuran besar dan menyakitkan jika disentuh.

6. Kista adalah jerawat yang menyakitkan jika disentuh dan berisi penuh dengan nanah. Jika sampai meletus berakibat timbulnya bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Mengobati jerawat ringan
Umumnya masyarakat mengobati jerawat menggunakan obat-obatan atau salep yang dibeli di apotik tanpa resep dokter. Obat jerawat yang digunakan seperti OTC (Over The Counter) yang mengandung bahan aktif seperti resorsinol, benzoyl peroxide, salicylic acid, sulfur, retin-a, dan azelaic acid.

Obat jerawat yang bisa dibeli di apotik, umumnya dalam bentuk gel, sabun dan krim. Tips untuk Anda yang memiliki kulit wajah sensitif, disarankan memilih yang jenis krim. Adapun jenis gel biasanya mengandung alkohol, yang memiliki efek membuat kulit wajah kering, jenis gel cocok digunakan bagi orang yang mengalami banyak kulit berminyak.

Mengobati jerawat parah
Sebenarnya, apabila mengalami masalah jerawat pada tingkat parah, disarankan untuk pergi ke dokter spesialis kulit, guna memperoleh pengobatan yang tepat dan efektif bagi kulit anda.

Umumnya dokter meresepkan obat berbentuk krim, selain itu juga memberikan pasien obat antibiotik yang bekerja untuk membasmi pertumbuhan bakteri serta mencegah peradangan pada kulit. Obat antibiotik yang sering diresepkan yaitu jenis eritromisin dan tetrasiklin.

Mengobati jerawat kista
Jenis kista ini paling sulit disembuhkan, serta mudah menimbulkan bekas. Seorang dokter spesialis kulit bisa menyuntikkan kortikosteroid yang telah diencerkan untuk mengobati jerawat kista yang meradang, serta untuk mencegah problem jaringan parut.

Selain injeksi kortikosteroid, terkadang dokter juga memberikan isotretinoin yang bekerja dalam mengobati jerawat kista yang sudah sangat parah, yang tidak bisa disembuhkan dengan jenis obat lain.