6 Cara Mengatasi Diare Agar Cepat Sembuh Simak Langkahnya

Ilustrasi diare. ©Shutterstock.com/ Alliance Merdeka.com – Cara mengatasi diare tentunya dapat dilakukan jika kita menerapkan pola hidup bersih. Hal ini tentunya perlu dipahami, karena diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami orang Indonesia. Walaupun pada umumnya diare tidak berbahaya, namun tentunya mengalami penyakit ini akan sangat menjengkelkan.

Diare merupakan suatu kondisi di mana saat seseorang melakukan buang air besar (BAB) akan lebih sering daripada biasanya. Selain itu, diare juga ditandai dengan kondisi feses yang lebih encer dari biasanya. Diare bisa terjadi pada siapa saja baik orang dewasa maupun anak-anak.

Cara mengatasi diare yang tepat tentunya harus kamu pahami agar terhindar dari penyakit ini. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari (akut), namun pada sebagian kasus dapat memanjang hingga berminggu-minggu (kronis).

Agar dapat menjadi referensi, berikut ini kami telah rangkum 6 cara mengatasi diare agar cepat sembuh, yang dilansir dari Liputan6.com:

1. Minum Banyak Air Bersih
Cara mengatasi diare yang pertama adalah dengan meminum banyak air bersih. Dalam kasus yang tidak terlalu parah, gejala penyakit diare dapat membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Akan tetapi, bagi beberapa orang lainnya, diare yang dialaminya mungkin lebih berat. Hal ini karena terjadinya dehidrasi yang disebabkan karena terlalu banyak cairan keluar dari tubuh melalui buang air besar yang terlalu cair dan sering pada saat diare.

Cara mengatasi diare bisa dilakukan dengan minum banyak air yang bersih. Hal ini untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi pada penderita diare. Kamu bisa minum banyak cairan dari air putih, air kelapa, teh manis, air kaldu, atau oralit.

Air yang kamu minum sebagai cara pencegahan diare ini harus merupakan air yang bersih dan matang. Jangan sampai kamu meminum air yang tidak terjaga kebersihannya dan belum matang. Namun, jika kamu memiliki penyakit ginjal, jantung, atau hati dan harus membatasi cairan, sebaiknya berkonsultasi ke dokter.

2. Hindari Makanan Pemicu Diare
Sebagai langkah cara mengatasi diare, tentunya kita juga harus menghindari makanan-makanan yang dapat memicu timbulnya diare.

Konsumsilah makanan yang lunak, tinggi protein dan rendah serat. Hindari berbagai makanan yang sulit dicerna agar gejala diare tidak semakin memburuk.

Sebagian makanan punya kecenderungan menyebabkan iritasi usus atau lambung, atau kram, yang bisa memicu diare singkat, terlebih bagi mereka dengan sistem pencernaan yang sensitif. Kamu bisa mencegahnya dengan memberi jeda waktu di antara makanan (daging, pasta, sayur, buah).

Secara umum, berikut beberapa makanan yang harus kamu hindari sebagai cara mengatasi diare:

* Makanan padat/ keras, pedas, berlemak, berminyak, mentah, berserat tinggi, dan banyak bumbu.
* Buah dan sayur yang mengandung gas.
* Alkohol dan kafein, dan minuman lainnya yang mengandung pemanis buatan, setidaknya sampai 48 jam setelah semua gejala diare kamu menghilang.
* Hindari mengonsumsi susu atau produk olahan selama 3 hari setelah gejala diare kamu hilang. Namun, kamu bisa memakan keju atau yogurt yang mengandung probiotik.

Mencampur banyak kelompok makanan dalam sekali makan juga bisa memicu diare pada sebagian orang. Mencampur makanan seperti ini bisa menyebabkan masalah karena sebagian jenis makanan (daging contohnya) harus dicerna lebih lama dibandingkan makanan lain (misalnya buah).

3. Coba Konsumsi Probiotik
Mengonsumsi makanan dan suplemen probiotik juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi diare. Probiotik merupakan sumber bakteria baik yang bekerja di saluran usus untuk membuat lingkungan usus sehat.

Probiotik menjaga kesehatan usus agar terhindar dari infeksi. Probiotik juga dapat membantu mengatasi diare dengan menyeimbangkan bakteri di usus.

Ada beberapa jenis probiotik yang bisa diperoleh dari beberapa jenis makanan yang difermentasi, seperti tempe, miso, kimchi, keju, yoghurt, kombucha, dan lain sebagainya. Selain bersumber dari makanan, probiotik juga bisa ditemukan dalam bentuk suplemen. Meski demikian, sebelum mengonsumsi suplemen probiotik sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.

4. Masak Bahan Makanan dengan Sempurna
Cara mengatasi diare yang berikutnya adalah dengan memasak bahan makanan yang kita konsumsi hingga matang sempurna. Hal ini karena diare juga bisa disebabkan oleh kontaminasi bakteri melalui makanan. Biasanya hal ini terjadi pada bahan daging.

Banyak bagian dari daging sapi, termasuk ususnya yang mengandung bakteri. Oleh karena itu, masaklah daging, telur, atau masakan lainnya dengan sempurna dan api besar untuk membunuh bakteri yang mungkin bersembunyi di dalamnya. Selain itu, kamu juga perlu menjaga kebersihan tangan saat menyiapkan makanan.

Dengan makan-makanan yang matang sempurna, nantinya diare juga akan kunjung reda dan tak akan mengganggu aktivitas sehari-hari lagi.

5. Konsumsi Makanan dan Minuman Bahan Alami
Cara mengatasi diare agar cepat sembuh berikutnya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman dengan bahan alami.
Obat alami dari tanaman dapat juga dijadikan alternatif sebagai cara pencegahan diare.

Selain itu, efek samping obat seperti ini biasanya jauh lebih sedikit bagi tubuh. Kamu bisa mengonsumsi daun tanaman tertentu kaya kandungan tanin seperti daun blackberry, blueberry, dan raspberry.

Selain itu, teh herbal juga bisa membantu mencegah dan mengatasi diare. Daun teh hitam seperti earl grey juga kaya kandungan tanin, hanya saja kandungan kafeinanya mungkin bisa menghambat pencegahan diare. Teh herbal lain yang juga aman untuk mencegah diare meliputi teh camomil, jahe, dan adas.

[raf]