Cara Membuat CV Yang Menarik Dan Benar

Cara Membuat CV Yang Menarik dan Benar – Curiculum Vitae atau yang biasa dikenal oleh banyak orang dengan sebutan CV adalah sebuah informasi yang berisi tentang daftar riwayat hidup seseorang. Informasi yang ada di dalam CV dibentuk layaknya seperti sebuah dokumen. Dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses melamar pekerjaan.

Di dalam CV biasanya terdapat daftar riwayat hidup. Adapun daftar riwayat hidup yang ada di dalam CV, yaitu pendidikan, prestasi, keahlian atau kemampuan, sertifikat, dan pengalaman kerja. Salah satu hal perlu kamu pikirkan dalam pembuatan CV adalah bagaimana caranya supaya HRD perusahaan melirik CV kamu.

Oleh karena itu, supaya HRD perusahaan melirik CV kamu, maka kamu jangan pernah ragu untuk memperbarui CV kamu supaya tidak kalah dengan orang lain. Untuk memperbarui CV kamu bisa dilakukan berbagai macam cara, seperti mengikuti pelatihan-pelatihan yang menunjang kemampuan kamu, mencari pengalaman kerja, melanjutkan pendidikan, dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, CV bisa dikatakan sebagai dokumen atau media promosi. Dalam hal ini, promosi yang dimaksud adalah mempromosikan diri kamu supaya dilirik oleh HRD perusahaan. Semakin menarik CV yang kamu buat maka semakin besar peluang kamu untuk diterima di perusahaan yang kamu lamar.

Sebenarnya ada banyak cara untuk membuat CV dilirik HRD, mulai dari tata letak kepenulisan hingga desain CV itu sendiri. Ingin tahu cara membuat CV yang baik dan benar? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

pixabayCV yang baik adalah CV yang ditulis. Namun, sebelum menulis perlu memerhatikan beberapa hal supaya CV yang kamu buat semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan CV dari orang yang lebih banyak. berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menulis CV.

1. Cari Tahu Informasi Tentang Perusahaan yang Kamu Lamar
Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membuat CV yaitu mencari tahu informasi tentang perusahaan yang kamu lamar, termasuk informasi posisi yang kamu lamar. Hal ini perlu dilakukan supaya kamu tahu apakah akan lolos tes administrasi atau tidak lolos tes administrasi.

Di zaman yang modern ini, sudah banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk mencari tahu semua informasi perusahaan. Bahkan, hanya dari telepon genggam yang kamu miliki sudah bisa mendapatkan berbagai macam informasi perusahaan. Mulai dari media sosial perusahaan, pemimpin perusahaan, lokasi perusahaan, hingga berbagai macam lowongan dari perusahaan tersebut.

Bukan hanya itu, informasi-informasi perusahaan sebaiknya dicari tahu hingga hal-hal yang lebih detail, seperti visi dan misi perusahaan, nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh perusahaan, dan profil-profil karyawan di perusahaan yang kamu lamar. Informasi-informasi yang telah kamu dapatkan bisa dimasukkan ke dalam CV yang akan kamu buat.

Mengapa hal seperti ini penting untuk dilakukan?

Dengan mencari tahu dan meriset informasi perusahaan yang kamu lamar itu berarti menunjukkan bahwa kamu siap untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Di sisi lain, perusahaan juga menilai kesiapan kamu dalam melamar pekerjaan. Oleh karena itu, supaya dilirik perusahaan jangan pernah malas untuk mencari informasi perusahaan.

Lebih baik lagi kalau kamu juga mencari informasi tentang posisi yang kamu lamar, seperti kemampuan atau keahlian apa yang harus dimiliki, usia pelamar, hingga jobdesk dari posisi yang kamu lamar.

Intinya, semakin banyak kamu mencari informasi perusahaan maka kesiapan kamu ketika lolos administrasi menjadi lebih siap. Jadi, sudahkah kamu mencari informasi perusahaan yang kamu lamar?

2. Mencari Contoh CV (Daftar Riwayat Hidup) Yang Terbaik
Hal yang perlu diperhatikan sebelum menulis CV berikutnya adalah mencari contoh CV yang terbaik. Untuk mencari contoh-contoh CV yang terbaik bisa dilakukan dengan cara bertanya kepada teman atau saudara yang bekerja sebagai HRD atau mencari contoh-contoh CV di internet.

Hal seperti ini perlu dilakukan, terlebih lagi bagi kamu yang baru pertama kali melamar pekerjaan. Pastinya belum mempunyai referensi untuk menulis CV yang baik dan benar. Oleh karena itu, mencari contoh CV yang terbaik perlu dilakukan. Semakin banyak referensi yang kamu lihat maka kamu akan semakin mudah membuat atau menulis CV yang baik dan benar.

Mengapa mencari contoh CV yang terbaik perlu dilakukan?

Hal ini menjadi penting karena kamu jadi tahu hal-hal apa saja yang perlu dicantumkan ke dalam CV. Jika kamu asal-asalan memasukkan data diri maka HRD perusahaan akan beranggapan bahwa kamu hanya main-main dan tidak siap bekerja di perusahaan yang kamu lamar. Oleh karena itu, kamu jangan

Bukan hanya itu, hal ini penting dilakukan supaya CV yang kamu tulis menjadi istimewa atau memiliki ciri khas dibandingkan dengan CV orang lain. Semakin khas CV yang kamu buat maka peluang kamu lolos tes administrasi semakin besar juga. Jadi, tunggu apalagi bersegeralah untuk mencari contoh CV.

3. Mencari Contoh CV (Desain) Yang Terbaik
Setelah menemukan contoh data diri yang perlu dicantumkan di dalam CV kini saatnya mencari contoh desain CV. Sebuah CV akan terlihat biasa saja jika tidak didesain dengan menarik. Oleh karena itu, jangan pernah malas untuk mencari tahu contoh-contoh desain CV.

Saat ini, contoh-contoh desain CV sudah bisa kamu dapatkan di internet, media sosial, hingga berbagai macam aplikasi edit foto dan CV. Semakin banyak contoh-contoh desain CV maka referensi desain CV kamu akan semakin banyak serta CV yang kamu buat nanti akan memiliki desain yang menarik.

Mengapa desain CV penting untuk diberikan perhatian khusus? Itu karena desain CV yang unik dan menarik bisa membuat perusahaan tertarik dengan CV yang kamu buat. Jika, perusahaan sudah tertarik pada CV kamu maka kemungkinan besar kamu akan lolos tahap administrasi dan lolos ke tahap selanjutnya.

Bukan hanya itu, membuat CV dengan desain yang menarik maka kamu akan dinilai lebih siap bekerja di perusahaan yang kamu lamar. Oleh karena itu, segera buat desain CV yang bisa menarik di mata HRD.

Desain-desain yang menarik memang menjadi nilai tambah dari pembuatan CV. Namun, jangan terlalu asik mendesain CV hingga kamu lupa akan hal-hal penting yang perlu dicantumkan di dalam CV. Alangkah baiknya ketika membuat CV disesuaikan dengan fungsi CV itu sendiri.

Kamu harus bisa memastikan bahwa desain CV yang kamu buat mudah dibaca terutama oleh HRD perusahaan. Jika desain CV yang kamu buat tidak mudah dibaca maka kemungkinan besar kamu tidak akan lolos dari tahap administrasi.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mendesain CV, yaitu:

1. Memilih warna background dan warna informasi yang serasi

2. Mengatur tata letak yang ramah untuk dibaca

3. Ukuran dan jenis font

Baca juga: Tips Menyusun CV Sederhana agar Dipanggil Interview

Cara Membuat CV yang Baik dan Benar
Setelah melakukan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat CV maka langkah selanjutnya adalah membuat atau menulis CV itu sendiri. Berikut beberapa langkah membuat CV yang baik dan benar.

1. Memasukkan Identitas Diri
Pada umumnya, identitas diri dibutuhkan dalam pembuatan dokumen apapun termasuk CV. Data diri menjadi sangat penting untuk dicantumkan ke dalam CV supaya perusahaan yang kamu lamar mengetahui tentang siapa diri kamu. Selain itu, jika perusahaan berminat merekrut kamu akan mudah untuk dihubungi.

Dalam membuat CV, biasanya identitas diri yang dimasukkan, seperti nama lengkap, nomor telepon, email, alamat, dan media sosial. Untuk meningkatkan daya tarik perusahaan kepada kamu maka tidak ada salahnya untuk memberikan foto dengan pakaian yang sopan di dalam CV yang kamu buat.

2. Memasukkan Jenjang Pendidikan
Setelah memasukkan identitas diri maka selanjutnya hal yang perlu dimasukkan ke dalam CV adalah memasukkan jenjang pendidikan. Jenjang pendidikan merupakan salah hal penting yang perlu dicantumkan di dalam CV karena hal ini bisa menjadi penilaian HRD perusahaan.

Penilaian yang dimaksud adalah apakah pendidikan yang kamu miliki sesuai dengan kualifikasi lowongan kerja yang kamu lamar atau tidak. Oleh karena itu, jangan lupa mencantumkan jenjang pendidikan di dalam CV.

Saat ini, penulisan jenjang pendidikan di dalam CV diurutkan dari pendidikan yang baru diselesaikan. Misalnya, perguruan tinggi, SMA, SMP, SD. Namun, pada umumnya perusahaan hanya meminta dua pendidikan terakhir yang kamu tempuh.

3. Memasukkan Pengalaman Kerja
Seperti yang kita ketahui bahwa HRD perusahaan akan lebih menyukai pelamar kerja yang sudah memiliki pengalaman. Oleh karena itu, kamu harus memperbanyak pengalaman kerja.

Semakin banyak pengalaman kerja atau semakin lama kamu bekerja di sebuah perusahaan maka kamu akan memiliki nilai tambah di mata perusahaan. Hal ini akan menguntungkan kamu dan membuka kesempatan kamu untuk diterima di perusahaan yang kamu lamar.

4. Memasukkan Pengalaman Organisasi (jika ada)
Waktu kamu menempuh pendidikan pernah ikut organisasi? Jika semasa menempuh pendidikan, kamu bergabung dengan organisasi maka sebaiknya dimasukkan ke dalam CV. Hal ini akan memberikan nilai tambah yang bermanfaat untuk diri kamu sendiri.

Namun, bagi kamu yang tidak ikut organisasi mungkin bisa memasukkan pengalaman sebagai panitia atau volunteer. Di mata perusahaan, jika kamu ikut organisasi atau jadi panitia maka kamu dianggap sebagai seorang pelajar atau mahasiswa yang aktif.

Oleh karena itu, semasa menempuh pendidikan jangan pernah ragu untuk ikut berbagai macam aktivitas. Hal ini akan memberikan manfaat untuk diri kamu khususnya dalam melamar pekerjaan.

5. Memasukkan Keahlian yang Dimiliki
Kamu bisa memasukkan keahlian-keahlian yang kamu miliki ke dalam CV. Keahlian-keahlian yang dimasukkan ke dalam CV bisa menambah kualitas dari CV itu sendiri. Alangkah baiknya keahlian yang dimasukkan ke dalam CV sesuai dengan posisi yang kamu lamar.

Keahlian dibagi menjadi dua jenis, ada yang berasal dari otodidak dan ada juga yang berasal dari pelatihan-pelatihan yang telah diikuti. Jadi, keahlian yang kamu miliki berasal dari mana?

Dari manapun keahlian yang kamu dapatkan akan selalu menjadi nilai tambah untuk CV kamu. Oleh karena itu, kamu jangan pernah lupa untuk memasukkan keahlian yang kamu miliki ke dalam CV yang kamu buat.

6. Baca dan Cek Kembali CV yang Telah Kamu Buat
Setelah melewati beberapa langkah dalam pembuatan CV maka sampai juga di langkah terakhir pembuatan CV. Langkah terakhir ini dinamaan baca dan cek kembali CV yang telah kamu buat. Langkah terakhir ini perlu dilakukan supaya CV yang sudah dibuat tidak ada kesalahan.

CV yang sudah kamu baca dan cek kembali setelah selesai membuatnya akan memberikan atau menghasilkan CV yang berkualitas atau CV yang baik dan benar. Dengan membaca dan mengecek kembali CV yang telah kamu buat, kamu akan mengetahui hal-hal apa saja yang masih kurang di dalam CV dan hal-hal apa saja yang tidak perlu dicantumkan ke dalam CV.

Baca juga: 7 Cara Membuat CV Online Gratis di Aplikasi ini

Intinya, kamu jangan pernah malas untuk melakukan langkah terakhir ini.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam CV
Pada umumnya, di dalam CV terdapat beberapa hal yang perlu dicantumkan dan perlu untuk diperhatikan, antara lain:

a) Identitas diri
Identitas diri yang terdiri dari nama lengkap dan gelar, alamat, email, nomor telepon, hingga media sosial (Linkedin).

b) Riwayat pendidikan terakhir.
Riwayat pendidikan terakhir. Misalnya pendidikan terakhir Sarjana maka ditulis dengan nama Universitas dan nilai IPK. Untuk penulisan riwayat pendidikan sebaiknya diurutkan dari jenjang pendidikan yang terakhir kali ditempuh.

c) Pengalaman organisasi atau pengalaman kepanitiaan.
Mencantumkan pengalaman organisasi atau pengalaman kepanitiaan. Kedua hal ini juga ditulis berdasarkan pengalaman terakhir yang kamu jalani. Sebaiknya penulisan pengalaman ini disertai nama organisasi, jabatan, tugas-tugas yang dilakukan,dan masa jabatan.

d) Pengalaman kerja dan magang
Kamu bisa mencantumkan pengalaman kerja dan magang. Kedua hal ini juga diurutkan berdasarkan pengalaman yang terakhir kamu jalani. Sebaiknya nama perusahaan, berapa lama kamu bekerja di perusahaan itu, bekerja sebagai apa dan divisi apa.

Hal yang penting dari penulisan pengalaman kerja atau magang adalah kamu harus tahu dan ingat jobdesk yang kamu kerjakan. Hal-hal penting yang kamu kerjakan bisa dicantumkan ke dalam CV.

e) Prestasi yang pernah kamu raih
Prestasi yang kamu raih, baik itu saat menempuh pendidikan atau saat kamu bekerja. Dengan prestasi ini maka kamu akan memiliki nilai lebih di mata perusahaan. Selain itu, prestasi ini juga menunjukkan bahwa saat masih menjadi pelajar, kamu adalah seorang yang aktif.

f) Masukkan keahlian yang kamu miliki
Berikutnya, masukkan keahlian yang kamu miliki. Mulai dari keahlian yang dihasilkan dari pelatihan-pelatihan atau otodidak. Semakin banyak keahlian yang kamu miliki maka peluang kamu diterima perusahaan yang kamu lamar terbuka lebar.

g) Kemampuan dalam berbahasa asing
Jika kamu mempunyai kemampuan dalam berbahasa asing maka kemampuan itu bisa dicantumkan ke dalam CV. Kemampuan berbahasa asing ini akan menjadi nilai tambah untuk diri kamu di mata HRD perusahaan. Jadi, jangan pernah ragu untuk melatih diri kamu dalam berbahasa asing.

Baca juga: Tips Mengembalikan Semangat Kerja

Hal-Hal yang Tidak Perlu Dilakukan Dalam Membuat CV
Setelah mengetahui hal-hal yang perlu dicantumkan di dalam CV kini kamu juga harus tahu hal-hal yang tidak perlu dicantumkan di dalam CV.

1. Data diri yang tidak perlu
Data diri yang tidak perlu, seperti suku, status pernikahan, dan agama. Ketiga hal itu tidak perlu dimasukkan ke dalam CV.

2. Bertele-tele
Informasi yang ingin disampaikan kepada HRD terlalu bertele-tele sehingga membuat HRD bingung untuk membaca data diri kamu dari mana.

3. Tidak jujur
Dalam hal ini, tidak jujur yang dimaksuda adalah semua data diri yang diberikan tidak sesuai dengan kenyataan.

4. Desain terlalu mencolok
Terlalu banyak warna grafis, dan jenis font sehingga membuat CV yang kamu buat terasa penuh dan kurang enak dibaca.

Baca juga artikel terkait “Cara Membuat CV” :

Buku Terkait :

Kesimpulan
CV adalah dokumen yang berisikan informasi data diri seseorang yang sangat diperlukan dalam proses melamar pekerjaan. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap remeh dalam membuat CV. Dengan demikian, CV yang menarik bisa membuat HRD tertarik dan kamu akan ditarik oleh perusahaan yang kamu lamar.

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.”

* Custom log
* Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
* Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
* Tersedia dalam platform Android dan IOS
* Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
* Laporan statistik lengkap
* Aplikasi aman, praktis, dan efisien