Cara Menghitung Persen Keuntungan Mencari Harga Jual Harga Beli

Home » Cara Menghitung Persen Keuntungan, Mencari Harga Jual & Harga Beli

Cara menghitung persen keuntungan – Selisih antara harga beli dan harga jual bisa berupa keuntungan ataupun kerugian. Untuk mendapat keuntungan, seorang penjual barang pada umumnya akan menjual barang dagangannya lebih mahal dari harga belinya. Artikel kali ini akan membahas mengenai cara menghitung persen keuntungan penjualan, bagaimana cara mencari harga beli jika diketahui persen untung serta cara mencari harga jual jika diketahui persentase untung.

Menghitung keuntungan tak lepas pemakaian rumus matematika serta program di Excel. Untuk mengetahui atau mencari hasil dari perhitungan dibutuhkan rumus matematika. Sedangkan aplikasi Ms Excel biasa dipakai untuk mempermudah didalam proses mengolah data termasuk melakukan perhitungan secara matematika.

Pengertian untung dan rugi
Selisih atau perbedaan antara harga jual dan harga beli bisa berupa untung atau rugi. Dikatakan untung bila harga jual lebih besar dibanding harga beli, dan selisih itu disebut keuntungan. Apabila harga jual lebih kecil dibanding harga beli, maka selisih itu dikatakan sebagai rugi atau kerugian.

Pada umumnya seorang penjual tidak akan menjual barang dagangannya lebih kecil dari harga belinya. Karena jelas, ini merupakan kerugian bagi si penjual. Namun ada lho, penjual harus atau terpaksa menjual barang dagangannya lebih kecil dari harga belinya. Alasannya apa coba? Nah dibawah ini jawabannya!

Dibawah ini alasan mengapa penjual mau menjual barang dagangannya lebih kecil dibandingkan harga belinya:

1. Barang cacat
Kondisi barang cacat tentu tidak diinginkan oleh penjual maupun pembeli. Mereka terpaksa untuk menjual barangnya dengan harga lebih murah dari harga belinya. . Cicilan Kredit
Mereka membeli barang lebih mahal karena tidak bisa membeli secara cash, sehingga mereka membeli secara kredit. Jika barang akan dijual kembali, jelas sekali barang tetap akan lebih mudah daripada harga beli dengan system kredit. . Barang tidak terpakai
Barang yang sudah di beli dan sangat diperlukan pada saat itu, tetapi seiring waktu barang itu sudah tidak diperlukan lagi, atau tidak trending lagi maka barang tersebut akan dijual dengan murah. . Trend harga sedang turun
Saat membeli barang, adakalanya barang itu sedang banyak dicari / dipuncak atau harga sedang tinggi-tingginya. Tetapi saat mau dijual, trend harga barang pada saat itu sudah mulai turun. Mau tidak mau harga jual juga akan turun atau lebih murah dari saat kita membeli barang. Contohnya: saham, mata uang asing dan emas.

Untuk menghitung untung / keuntungan maka Anda tinggal mengurangi harga jual dikurangi harga beli.

Harga Jual – Harga Beli = Untung

( selisih harga jual > dari harga beli)

Contoh:

Pembelian pasir Merapi dibeli seharga Rp.800.000. Kemudian dijual dengan harga Rp.1.700.000. Maka keuntungan penjualan pasir Merapi adalah:

Keuntungan = 1.700.000 – 800.000 = 900.000

Jadi keuntungan penjualannya adalah Rp.900.000.

Sedangkan kerugian / rugi dalam jual – beli, maka harga beli dikurangi harga jual.

Harga Beli – Harga Jual = Rugi

Contoh:

Contoh Hp Android dibeli seharga Rp.2.700.000 dimana hp itu sedang banyak di cari dan banyak orang memburunya. Namun seiring waktu, Hp android ini kalah saing dengan merek lain sehingga penjual harus menurunkan harga dari harga belinya agar laku. Ia menjuanlnya menjadi Rp.2.200.000. Berapa kerugian penjual hp?

Pembahasan:

Rugi/Kerugian = 2.700.000 – 2.200.000 = 500.000

Maka diketahui bawah penjual hp tersebut mengalami kerugian sebesar Rp.500.000.

Cara menghitung persen keuntungan

Untuk menghitung persentase untuk, maka Anda bisa memakai rumus:

Contoh menghitung persentase keuntungan:

Sebuah laptop dibeli seharga Rp.4.700.000. Kemudian dijual kembali dan keuntungannya sebesar Rp.300.000.

Maka berapa persentase keuntungan penjualan?

Jawab:

Rumus persentase keuntungan:

%Untung = (300.000 / 4.700.000) x = 100% = 6%

Jadi persentase keuntungan penjualan laptopnya adalah 6%.

Cara menghitung persen kerugian
Untuk menghitung persentase kerugian, maka rumus persen kerugian adalah:

Contoh menghitung persen kerugian:

Smartphone android dibeli seharga 2.700.000. Lalu dijual kembali dan kerugian sebesar Rp.350.000. Berapa persen kerugian penjualan smartphone android tersebut?

Pakai rumus:

%Kerugian = (350.000 / 2.700.000) x 100%

%Kerugian = 13%

Jadi persentase kerugian penjualan smartphone android adalah 13%.

Apabila diketahui persentase kerugian dan harga beli, kita juga dapat menghitung nilai kerugian.

Rumusnya:

Contohnya sebagai berikut:

Sebuah TV LCD dibeli seharga Rp.3.500.000. Lalu dijual kembali dan kerugian ditaksir sebesar 15%. Berapa nilai kerugian penjualan TV LCD tersebut?

Jawab:
Rugi = (15 / 100) x 3.500.000
Rugi = 525.000

Jadi, nilai kerugian penjualan TV LCD tersebut sebesar Rp.525.000.

Cari Tahu: Rumus Menghitung Persentase Penurunan

Cara mencari harga jual jika diketahui persentase untung
Guna mencari harga jual apabila Anda ketahui persentase keuntungan serta harga belinya, maka perlu melakukan dua langkah:

Langkah pertama:
Menggunakan rumus : Untung = (%Untung / 100) x Harga beli

Langkah kedua:
Menambahkan harga beli dan untung memakai rumus: Harga jual = Harga beli + Untung

Contoh mencari harga jual:

Harga beli motor metic sebesar Rp.24.500.000. Lalu dijual dengan keuntungan 5%. Maka harga jual motor metic tersebut adalah ….

Jawab:

Langkah pertama:

Menghitung untung pakai rumus.

Untung = (5 / 100) x 24.500.000 = 1.225.000

Jadi, keuntungan menjual kembali motor metic tersebut adalah Rp.1.225.000.

Langkah kedua:

Menambah harga beli + untung

Harga jual = 24.500.000 + 1.225.000 = 25,725,000

Jadi, harga jual motor metic tersebut yaitu Rp.25,725,000

Catatan:
%Harga Jual = 100% + %Untung

Jadi:
Apabila keuntungannya 10%, harga jual = 110% dari harga beli.
Apabila keuntungannya 15%, harga jual = 115% dari harga beli
Dan seterusnya …

Dengan catatan tersebut, maka rumus cara mencari harga jual jika diketahui persentase untung adalah sebagai berikut:

Dengan rumus mencari harga jual diatas, kita dapat menghitung harga jual motor metic sekaligus tanpa 2 langkah seperti cara diatas.

Harga jual = ((100+%5))/100 ×24.500.000
Harga jual = 105/100 × 24.500.000
Harga jual = 25.727.000

Ketahui: Rumus Persentase Excel

Rumus cara mencari harga beli jika diketahui persen untung
Cara mencari harga beli jika diketahui persentase untung dan harga jualRumus mencari harga beli jika diketahui persen untung yaitu:

Contoh mencari harga beli jika diketahui persen untung:

Sebidang tanah oleh pak Bakir dijual dengan harga Rp.95.000.000. Sedangkan keuntungan pak Bakir sendiri yakni 25%. Berapa harga beli sebenarnya untuk tanah tersebut?

Harga Beli = 100/((100+25)) ×95.000.000
Harga Beli = 100/125 ×95.000.000
Harga Beli = 0.8 ×95.000.000
Harga Beli = 76.000.000

Jadi harga beli tanah semula yaitu Rp. 76.000.000.

Cara mencari harga jual jika diketahui harga beli dan persen kerugian
Perhatikan rumus harga jual berikut:

Perhatikan:

%Harga Jual = 100% – %Rugi

Yang perlu dipahami disini adalah:
Apabila ruginya sebesar 10%, maka Harga Jual = 90 persen dari Harga Beli
Apabila ruginya sebesar 15%, maka Harga Jualnya sama dengan 85 persen dari Harga Beli
Bila ruginya 20%, maka harga Jualnya sama dengan 80 persen dari Harga Beli

Contoh mencari harga jual jika diketahui harga beli dan persen kerugian

Diketahui harga PC sebesar Rp.4.500.000. Lalu dijual kembali dengan kerugian 15%. Berapa harga jual PC tersebut?

Jawab:

Harga Jual = 0,85 X 4.500.000

Harga Jual = 0,85 X 4.500.000

Harga Jual = 3.825.000

Jadi harga jual PC tersebut adalah Rp.3.825.000

Ketahui:

Rumus mencari harga beli jika diketahui persen kerugian dan harga jual
Cara mencari harga beliRumus mencari harga beli jika diketahui persen kerugian serta harga jual:

Rumus mencari harga beli jika diketahui persen kerugian dan harga jual:

Diketahui sebuah mesin cuci dijual dengan harga Rp.1.750.000. Sedangkan kerugiannya adalah sebesar 9%. Maka, berapa harga beli mesin cuci tersebut?

Jawab:

Harga Beli = 1.923.076.93

Jadi harga beli mesin cuci tersebut adalah Rp.1.923.076.93.

Baca Juga:

Contoh soal menghitung persentase untung, rugi harga beli dan harga jual
1. Pak Dadang menjual mesin cuci seharga Rp.2.200.000. Sebelumnya ia membeli dengan harga Rp.1.850.000. Berapa keuntungan yang didapat pak Dadang?

Jawab:

Diketahui:
Harga beli = Rp.1.850.000
Harga jual = Rp.2.200.000
Untung = Harga Jual – Harga Beli
Untung = 2.200.000 – 1.850.000
Untung = 350.000

Jadi keuntungan dari menjual mesin cuci sebesar Rp.350.000.

2. Pak Andi membeli laptop seharga Rp.5.200.000. Lalu beberapa bulan menjualnya dengan harga Rp.3.750.000. Berapa kerugian pak Anda menjual laptopnya?

Jawab:

Diketahui:
Harga beli = 5.200.000
Harga jual = 3.750.000
Kerugian = Harga Beli – Harga Jual
Kerugian = 5.200.000 – 3.750.000
Kerugian = 1.450.000

Jadi kerugian yang dialami pak Andi menjual laptopnya sebesar Rp. 1.450.000.

3. Bu Ayu membeli blender seharga Rp.1.120.000. Lalu menjualnya kembali dengan keuntungan Rp.175.000. Berapa persen keuntungan Bu Ayu?

Jawab:

Harga beli = Rp.1.120.000
Untung = Rp.175.000

Rumus:
%Untung = (Untung / Harga beli) X 100%
%Untung = (175.000 / 1.120.000) X 100%
%Untung = 16%

Maka keuntungan Bu Ayu menjual blendernya yaitu 16%.

4. Pak Dandung membeli telur bebek dari peternak langsung seharga Rp.17.000 per kg. Kemudian Ia menjualnya dengan keuntungan sebesar 13%. Berapa keuntungan penjualan telur bebek pak Dandung per kilogramnya?

Jawab:

Harga beli = Rp. 17.000
%Untung = 13%

Rumus:
Keuntungan = (%Untung / 100) X Harga Beli
Keuntungan = (13 / 100) X 17.000
Keuntungan = 2.210

Keuntungan yang diperoleh Pak Dandung sebesar Rp.2.210 per kg.

5. Si Boy membeli PC Game seharga Rp.12.000.000. Kemudian setelah beberapa minggu ia bosan dan menjualnya dengan harga Rp.9.500.000. Berapa persentase kerugian Si Boy dalam menjual PC Game nya?

Jawab:

Rumus Rugi:
Harga Beli – Harga Jual
12.000.000 – 9.500.000 = 2.500.000

Rumus %Rugi:
(Rugi/Harga Beli) X 100%
(2.500.000 / 12.000.000) X 100% = 21%

Hasilnya, persentase kerugian si Boy sebesar 21%.

6. Penjual printer membeli printer di toko grosir seharga Rp.2.450.000. Lalu ia jual kembali. Namun sayangnya ia mengalami kerugian sebesar 8%. Berapa nilai kerugian sebenarnya dari penjual printer tersebut?

Jawab:

Rumus rugi:
Rugi = (%Rugi / 100) X Harga beli
Rugi = (8 / 100) X 2.450.000
Rugi = 196.000

Kerugian dari penjual printer yaitu Rp.196.000.

7. Seorang penjual tanaman hias membeli tanaman hias langsung dari petani dengan modal Rp.450.000. Ia akan menjual kembali tanaman hias tersebut dengan target keuntungan sebesar 15%. Berapa harga jual dari tanaman hias tersebut?

Jawab:

Diketahui:
Harga Beli = Rp.450.000
%Untung = 15%

Maka:
Harga jual = [(100 + %Untung) / 100] X Harga Beli
Harga jual = [(100 + 15) / 100] X 450.000
Harga jual = 517.500

Jadi penjual tanaman hias tersebut harus menjual tanamannya sebesar Rp. 517.500.

8. Bu Dhea menjual mixer seharga Rp.1.350.000 dan ia mendapatkan keuntungan sebesar 12%. Berapa modal ia membeli mixer tersebut?

Jawab:

Diketahui:
Harga jual = Rp.1350.000
Persen untung = 12%

Rumus:
Harga Beli = [100/(100 + %Untung)] X Harga Jual
Harga Beli = [100/(100 + 12)] X 1.350.000
Harga Beli = [100 / 112] X 1.350.000
Harga Beli = 1,205,357

Jadi harga beli mixernya yakni Rp. 1,205,357

9. Pak Benny membeli sekeranjang rambutan untuk ia jual kembali. Namun sial, ia menderita kerugian 5% karena ia hanya mampu menjual sekeranjang rambutan tersebut seharga Rp.125.000. Berapa harga sekeranjang rambutan tersebut?

Jawab:

Diketahui:
Harga jual rambutan: Rp.125.000
Persen rugi: 5%

Maka:
Harga beli = [100 / (100 – %Rugi)] X Harga jual
Harga beli = [100 / (100 – 5) X 125.000
Harga beli = [100 / 95] X 125.000
Harga beli = 131,579

Jadi harga beli rambutan Pak Benny adalah Rp.131,579.

10. Pak Jono membeli mobil second seharga Rp.97.000.000. Lalu ia menjual kembali dengan kerugian sebesar 8%. Berapa harga jual mobil second Pak Jono?

Jawab:
Harga beli = Rp.97.000.000

Rumus mencari harga jual:
Harga jual = [(100 – %Rugi) /100] X Harga Beli
Harga jual = [(100 – 8) / 100] X 97.000.000
Harga jual = [92 / 100] X 97.000.000
Harga jual = 89,240,000.

Maka didapatkan harga jual mobil second Pak Jono sebesar Rp. 89,240,000.

Baca Juga:

Demikian pembahasan tentang cara menghitung persen keuntungan penjualan secara matematika. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.