Mengobati Asam Urat Dengan Cuka Apel

Ilustrasi asam urat. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Elena Vasilchenko Merdeka.com – Apakah Anda menderita nyeri sendi yang terus-menerus dan berulang sehingga mengganggu aktivitas dan membuat keseharian Anda menjadi tidak nyaman? Nyeri sendi atau asam urat adalah sejenis artritis yang dapat menyebabkan nyeri akut di bagian tubuh manapun. Kondisi kesehatan ini dapat Anda obati dengan beberapa bahan alami rumahan, salah satunya adalah cuka apel.

Selama ribuan tahun, cuka telah digunakan di seluruh dunia untuk membumbui dan mengawetkan makanan, menyembuhkan luka, mencegah infeksi, membersihkan permukaan, dan bahkan mengobati diabetes. Di masa lalu, orang-orang memuji cuka sebagai obat penyembuh yang bisa mengobati segala jenis penyakit, mulai dari poison ivy hingga kanker.

Saat ini, cuka apel (ACV) adalah salah satu dari banyak makanan ajaib yang ramai dibicarakan di internet. Ada banyak informasi yang mengklaim bahwa cuka apel dapat mengobati tekanan darah tinggi, refluks asam, diabetes, psoriasis, obesitas, sakit kepala, disfungsi ereksi, dan asam urat. Berikut fakta dan cara mengobati asam urat dengan cuka apel, mengutip dari Healthline dan Stylecraze.

Mengenal Penyakit Asam Urat
Asam urat adalah bentuk arthritis yang kompleks dan dapat menyerang siapa saja. Asam urat ditandai dengan penumpukan asam urat dalam jumlah berlebih dan mengkristal di persendian tubuh, termasuk jari kaki dan lutut. Sendi yang terkena asam urat bisa menjadi bengkak dan merah, dan penderita mungkin merasakan sakit saat bergerak.

Selain nyeri pada persendian, asam urat juga dapat menyebabkan timbulnya komplikasi kesehatan lain dalam jangka panjang, jika tidak ditangani. Ini adalah penyakit terkait genetik yang diperburuk oleh obesitas, pola makan, terutama dengan makanan yang menggemukkan dan alkohol. Umumnya, pria berusia antara 30 dan 50 tahun lebih rentan terhadap pembentukan asam urat.

Asam urat terjadi ketika jumlah kristal natrium dalam aliran darah seseorang melampaui tingkat keamanan karena kandungan asam urat yang tinggi. Sementara asam urat ada di tubuh manusia secara alami, laju produksinya tidak boleh melebihi laju ekskresi. Inilah yang menyebabkan timbulnya asam urat.

Untungnya, ada beberapa obat yang tersedia yang dapat membantu mengobati dan mencegah serangan asam urat. Sayangnya, banyak dari obat-obatan ini memiliki efek samping yang serius. Pengobatan asam urat alternatif, seperti cuka apel, berpotensi membantu mengurangi kemungkinan serangan di masa depan tanpa membebani Anda dengan efek samping yang tidak perlu.

Anda mungkin bertanya-tanya mengenai mengapa dan bagaimana cara mengobati asam urat dengan menggunakan cuka apel. Cuka apel atau ACV bukanlah hal baru di dunia kedokteran dan perawatan kesehatan. Cuka apel diketahui dapat digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit, besar maupun kecil, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes, penurunan berat badan, dan radang sendi.

Apakah cuka apel baik untuk asam urat? Cuka apel, yang kebanyakan digunakan untuk tujuan perawatan kulit, juga bermanfaat untuk mengobati asam urat. Berikut alasannya:

1. Cuka apel mengandung asam Malat (4), yang secara efektif melarutkan asam urat dalam aliran darah.
2. Cuka apel juga mengandung kalium yang berperan dalam pembuangan limbah dari tubuh manusia.
3. Asam amino dalam cuka apel dapat membantu menurunkan toksisitas.

Meski cuka apel sendiri bersifat asam, begitu masuk ke dalam tubuh, ia akan diubah menjadi bahan alkali. Ini mengurangi elemen dan kondisi yang membuka jalan untuk timbulnya asam urat. Akhirnya, ini membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang disebabkan oleh asam urat.

Tingkat pH dan Implikasi Cuka Apel Untuk Asam Urat
Sebuah penelitian gabungan oleh Hiroshima Jyogakuin University dan Yasuda Women’s University Jepang baru-baru ini mengenai tingkat keasaman dalam urine mendapatkan beberapa kesimpulan yang menarik. Para peneliti menemukan bahwa asam dalam urin mencegah tubuh mengeluarkan asam urat dengan benar. Urine yang kurang asam (lebih basa) membawa lebih banyak asam urat dari tubuh.

Ini adalah kabar baik bagi penderita asam urat. Ketika kadar asam urat dalam darah Anda menurun, ia tidak menumpuk dan mengkristal di persendian. Tingkat keasaman urin dipengaruhi oleh makanan yang Anda makan.

Penelitian di Jepang ini menugaskan peserta melakukan dua diet berbeda, satu asam dan satu basa. Para partisipan yang mengonsumsi diet alkali memiliki lebih banyak urin alkali. Para peneliti menyimpulkan bahwa diet alkaline dapat membantu penderita asam urat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh mereka.

Peneliti menemukan bahwa asam amino yang mengandung sulfur merupakan penentu utama keasaman urine. Jadi, orang yang banyak makan daging memiliki urine yang lebih asam. Ini membenarkan asumsi lama bahwa orang yang makan makanan kaya protein hewani lebih rentan terhadap asam urat daripada orang yang makan buah dan sayuran. Dan, cuka termasuk dalam diet alkali yang digunakan dalam penelitian di Jepang, meski bukan satu-satunya komponen.

Cara Mengobati Asam Urat Dengan Cuka Apel
Anda dapat menggunakan cuka apel sebagai mengobati asam urat dan menghilangkan gejalanya. Cara mengobati asam urat dengan cuka apel pun yang dipakai pun lebih dari satu. Metode utama menggunakan cuka apel untuk asam urat adalah seperti di bawah ini:

1. Secara Internal

Cara mengobati asam urat dengan cuka apel yang pertama adalah dengan mengonsumsinya secara langsung. Anda memerlukan 1 sendok makan cuka apel mentah tanpa filter dan 250 ml air hangat. Tambahkan satu sendok makan cuka apel ke segelas air hangat dan aduk rata. Minum ramuan tersebut dua kali sehari untuk hasil yang terbaik.

2. Secara Topikal

Bersamaan dengan mengonsumsi cuka apel secara internal, cara mengobati asam urat dengan cuka apel yang kedua adalah dengan mengaplikasikannya secara topikal. Anda memerlukan 3-4 sendok makan cuka apel mentah dan kain bersih.

Caranya, celupkan kain kering dan bersih ke dalam cuka apel murni lalu balut di sekitar sendi tubuh yang nyeri. Biarkan semalaman. Amankan dengan bungkus plastik dan perban. Ini akan membantu menenangkan sendi. Ulangi proses ini setiap hari untuk menghilangkan asam urat.

3. Rendam Kaki

Cara mengobati asam urat yang ketiga adalah dengan merendamnya di air panas menggunakan campuran cuka apel. Anda memerlukan 1 cangkir cuka apel dan 1 ember air. Anda cukup mencampurkan cuka ke dalam ember airdan rendamlah kaki atau bagian tubuh Anda yang terkena asam urat. Biarkan terendam selama 30 menit atau lebih. Ini bisa dilakukan setiap hari.

4. Rubah Pola Makan dan Gaya Hidup

Cara mengobati asam urat yang ke empat adalah dengan mengubah pola makan dan gaya hidup Anda. Misalnya, Anda perlu menghilangkan lemak tubuh yang berlebih. Mengurangi minuman beralkohol dan konsumsi makanan sarat lemak juga diperlukan untuk mencegah asam urat.

Pilih Jenis Cuka Apel yang Tepat
Untuk mengurangi gejala dan nyeri akibat asam urat, Anda harus membeli dan menggunakan jenis cuka apel yang tepat. Biasanya, Anda akan menemukan dua jenis cuka apel di pasaran saat ini. Variasi yang jelas ditemukan di supermarket adalah apa yang dibeli orang untuk keperluan kuliner.

Namun, Anda harus memilih versi mentah tanpa filter. Varian yang kedua ini tidak mengalami banyak pemrosesan dan dengan demikian mempertahankan sebagian besar komposisinya. Jadi, cuka apel mentah tanpa filter menawarkan lebih banyak manfaat.

Cuka apel juga tersedia dalam bentuk kapsul. Bentuk ini paling cocok untuk mereka yang tidak tahan dengan rasa cuka apel biasa. Kapsul juga bisa diminum oleh orang dengan mulut atau kerongkongan yang sensitif. Saat memilih bentuk cuka apel yang sesuai, carilah merek yang sudah terkenal dan tidak mengandung bahan tambahan. Dosis harian 500 mg kapsul cuka apel sering disarankan bagi mereka yang menderita asam urat.

[edl]